Message us on Facebook to see the terms and get 40% OFF the yearly plan

03h : 00m : 00sMessage us
AI Tools

Cara Menggunakan ChatGPT untuk Wawancara (dan Alternatif Lebih Baik)

Last updated: February 8, 2026|3 min read|By InterviewMan Team
Cara Menggunakan ChatGPT untuk Wawancara (dan Alternatif Lebih Baik)

Desember lalu saya baru saja menyelesaikan dua rangkaian rekrutmen untuk posisi Senior backend yang saya lamar. Keduanya berujung pada tawaran kerja. Sayangnya, salah satunya harus saya tolak. Keputusan itu betul-betul sulit karena dua posisi tersebut sama-sama menawarkan tantangan yang menarik, setidaknya dari sisi engineering.

Selama beberapa minggu persiapan untuk kedua rangkaian tadi, saya memakai ChatGPT sendirian di apartemen. Namun, saat panggilan berlangsung, saya sama sekali tidak memakainya. Alasan saya memisahkan keduanya ada di sepanjang tulisan ini.

ChatGPT tidak mendengar pewawancara lewat mikrofon. Ia menunggu kita mengetik. Seminggu sebelum rangkaian wawancara Amazon itu, saya ikut simulasi di Discord dan seseorang menyiapkan stopwatch. Jeda rata-rata sejak pertanyaan selesai sampai saya mulai menjawab adalah 22 detik. Dua puluh dua detik. Ketika simulasi sudah berjalan sekitar 45 menit, dia bilang saya terlihat seperti sedang menerima instruksi dari ruangan lain. Dia benar.

Belum lagi urusan berbagi layar. Zoom menampilkan bingkai browser, Teams juga, begitu pula Meet. HackerRank sudah punya berbagai elemen visualnya sendiri di halaman, demikian juga CoderPad. Rutinitas pindah dengan alt tab ke desktop kedua pernah saya coba tepat satu kali. Urutannya begini: sembunyikan, ketik, tunggu, baca, kembali menatap kamera, lalu berusaha terlihat biasa saja. Sulit terlihat biasa saja ketika wajah sendiri terpampang di tampilan galeri.

Jadi, pada Februari saya beralih ke InterviewMan untuk bagian wawancara langsung. Aplikasi ini mendengarkan lewat mikrofon sehingga saya tidak perlu mengetik ulang. Di mesin saya, overlay muncul dalam 2 hingga 3 detik. Tidak ada apa pun di tab browser, jadi tidak ada yang ikut terlihat saat layar dibagikan. Mode stealth sudah termasuk dalam harga, bukan dijual terpisah seperti yang terus dilakukan alat-alat lain. Harganya $12 per bulan untuk paket tahunan, atau $144 untuk setahun. Penghitung publiknya menunjukkan 57,000 pengguna, dengan nilai 4.8 bintang dari 257 ulasan.

Ready to ace your next interview?

InterviewMan gives you real-time AI answers during live interviews — undetectable on Zoom, Meet, and Teams.

Try InterviewMan Free

Alat lain punya masalahnya masing-masing bagi saya. Final Round AI berharga $148 per bulan, dan saya menghitung jeda 4 hingga 5 detik sebelum saran muncul. Menunggu selama itu cukup untuk membuat dada terasa sesak. Cluely kelihatannya berharga $20, sampai saya sadar bahwa mode stealth merupakan tambahan seharga $75. Business Insider menguji Cluely dan mendapati jeda 5 hingga 10 detik, sesuai dengan hasil yang saya alami.

Saya yakin ada banyak pendapat lain soal penggunaan AI dalam wawancara. Tulisan ini terutama membahas bidang software engineer dan rangkaian wawancara sungguhan, bukan yang sekadar dibayangkan. Untuk urusan alat, saran saya cuma satu: jujurlah soal tahap yang sedang dijalani. Jangan berpura-pura bahwa kotak teks di browser sanggup mengimbangi orang sungguhan dalam sebuah panggilan.

Proses rekrutmen menyita waktu kandidat. Saya menghabiskan banyak waktu untuk bersiap, dan saya tidak keberatan mengakuinya. Mungkin ada orang yang tidak perlu persiapan apa pun. Saya bukan salah satunya. Cara ini berhasil bagi saya. Bukan berarti hasilnya pasti sama untuk Anda.

Ready to Ace Your Next Interview?

Join 57,000+ professionals using InterviewMan to get real-time AI assistance during their interviews.

Related Articles

Try InterviewMan Free

AI interview assistant. Undetectable.

Get Started